بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Kamis, 04 Juni 2015

Kegiatan CB interpersonal I

     Dalam kegiatan ini saya dan kelompok saya melakukan kegiatan seperti sebuah persentasi dengan tema persentasinya keragaman yang ada di Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan di sebuah sekolah SMP yaitu di sekolah SMPN 229 Jakarta Barat yang beralamat pada Jalan Kebon Jeruk Raya No. 39, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530. yang saya dan kelompok saya laksanakan pada tanggal 20 Mei 2015 kemarin kepada siswa dan siswi kelas 8 SMP atau kelas 2 SMP di SMPN 229 tersebut.



     Pada kegiatan ini saya dan kelompok saya melakukan kegiatan persentasi ini dengan mendatangi atau memasuki kelas 8 SMP  atau kelas 2 SMP di SMPN 229 tersebut dengan memasuki 7 kelas dari 8 kelas yang ada pada SMPN 229 di kelas 8 SMP  atau kelas 2 SMP yang dimana setiap kelasnya tersebut saya dan kelompok saya melakukan persentasi dengan menggunakan 1 jam pelajaran yang ada pada SMPN 229 tersebut yaitu kurang lebih 45 menit untuk satu pelajaran yang ada pada SMPN 229 tersebut, jadi kami tidak mendatangi atau memasuki seluruh kelas karena sangat terpepet oleh waktu, karena pada waktu itu kami mulai melaksanakan kegiatan tersebut itu mulai jam 8 pagi hingga jam 2 siang dan di kurangi dengan waktu istirahat para siswa dan siswi 2 kali dan ada juga waktu untuk Sholat Dzuhur berjamaah pada waktu saya dan kelompok saya itu melakukan kegiatan persentasi tersebut di SMPN 229 atau kurang lebih dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang kami melakukan kegiatan persentasi tersebut di SMPN 229 itu.



    Karena keanekaragaman budaya merupakan kekayaan bangsa kita. Kebudayaan- kebudayaan daerah merupakan modal utama untuk mengembangkan kebudayaan nasional. Kebudayaan nasional adalah puncak-puncak kebudayaan daerah yang ada di wilayah Indonesia.
Daerah asal dari kebudayaan Minangkabau kira- kira seluas daerah provinsi sumatera barat sekarang ini, dengan dikurangi daerah kepulauan mentawai, tetapi dalam pandangan orang Minangkabau sendiri, daerah ini dibagi lagi ke bagian- bagian khusus. Pembagian- pembagian khusus itu menyatakan pertentangan antara darek(darat) dan pasisie (pesisir) atau rantau. Ada anggapan bahwa orang- orang yang berdiam di pesisir, berasal dari darat.
Daerah kebudayaan Jawa itu luas, yaitu meliputi seluruh bagian tengah dan timur dari pulau Jawa. Sungguhpun demikian ada daerah-daerah yang secara kolektif sering disebut daerah kejawen. Sebelum terjadi perubahan-perubahan status wilayah seperti sekarang ini,  daerah itu ialah Banyumas, Kedu, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Malang dan Kediri. Daerah di luar itu dinamakan Pesisir dan ujung timur.



    Harapan saya dan kelompok saya itu adalah para siswa dan siswi SMP mengerti akan pentingnya keberagaman yang ada di Indoneisa itu, agar pada masa yang akan datang keberagaman di Indonesia itu tetap terjaga dengan sangat baik bahkan bisa lebih baik lagi dari sekarang ini, dan dapat menjaga terus keberagaman yang ada tersebut.



    Demikian pembahasan Saya tentang acara kegiatan CB Interpersoanal yang sudah saya lakukan dengan kelompok atau saya dalam kelas CB Interpersoanl dengan tema "Keragaman Kebudayaan di Indonesia". Apabila terdapat kekurangan dan kesalahan dalam penulisan kata-kata mohon dimaafkan. Terima Kasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar